Rakyat Subang Jangan Mau Dipecah

Rakyat Subang Jangan Mau Dipecah

68
0
TOLAK PEMEKARAN: Ade Unel (2 dari kiri) bersama rekan-rekannya kompak menolak pemekaran Kabupaten Subang Utara. HARUN/KBE
BERBAGI

SUBANG – Masyarakat Subang diminta jangan terjebak oleh isu pemekaran yang sat ini sedang dihembuskan oleh segelintir orang untuk memperkeruh suasana.

Bahkan, menurut sejumlah kalangan isu pemekaran sangat kental unsur politiknya.
“Saya yakin masyarakat Pantura sudah pintar,” kata Ade Unel, tokoh masyarakat Pantura.

Menurutnya, yang membuat isu itu adalah orang selatan bukan asli orang Pantura. “Apalagi saat deklarasi dihadiri calon yang notabennya orang selatan semua. Dan juga dihadiri mantan Bupati Subang juga,” kata Ade Unel.
Ditambahkan, segelintir orang selatan yang datang ke utara lalu mendeklarasikan Subang harus dipecah dua. Artinya tahu apa mereka tentang Pantura, tiba-tiba datang. Saya ini orang pertama dulu yang menolak pemekaran Pantura pada tahun 2005,” ungkapnya.

Dikatakan Unel, pemekaran Subang Utara atau Pantura pasti akan terjadi, tapi tidak bisa dipaksa.

“Biarkan masyarakat Pantura sendiri yang menginginkan. Ketika ekonomi sudah bagus dan maju akan sendirinya Pantura itu dimekarkan. Biarkan pemekaran itu mengalir apa adanya. Bukan dipaksa-paksa seperti ini, yang notabennya saya lihat hanya kepentingan politik pilkada semata,” tandas Unel.
Dengan ada isu itu masyaraka Pantura seperti terjebak. “Jangan adu domba rakyat Pantura lah, masyarakat sudah pintar saat ini tidak bisa diadu domba. Dengan kejadian seperti ini kan masyaraka jadi ada yang pro dan kontra,” imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan Darus, tokoh pemuda yang sangat tidak setuju dengan pemekaran.

“Memecah belah kesatuan artinya sudah memcah belah bangsa, keutuhan NKRI. Intinya pemekaran itu seperti makar, ingin membangun negara di dalam negara,”kata Darus. (hrn)