Ating Keluarkan SK untuk K2

Ating Keluarkan SK untuk K2

92
0
TUNGGU SK: Pelantikan Forum THK2 dan THNK2 di Gedung PGRI Subang yang dilantik Ketua PGRI Subang. HARUN/ KBE
BERBAGI

Sebelum Pilbup Digelar

SUBANG – Walaupun sudah dua kali tertunda pelantikan Forum Tenaga Honorer K2 (THK2) dan Tenaga Honorer Non K2 (THNK2) di bawah naungan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) akhirnya dilaksanakan juga.

Pelantikannya digelar di Gedung PGRI Kabupaten Subang, Rabu kemarin.

Menurut Rudhi SPd.I Ketua Forum THK2 Subang, lambatnya pelantikan dikarenakan kekurangan biaya.

“Rencananya di Ciater tapi karena tidak ada biaya kita tunda dan akhirnya setelah mempunyai anggaran kita laksanakan di Gedung PGRI ini,” katanya.

Dikata dibentuknya forum ini bertujuan agar guru honorer bisa lebih diperhatikan oleh Pemkab Subang. Selama ini guru honorer dipandang sebelah mata.

“Kita bentuk forum ini agar punya landasan untuk bisa mendesak tenaga honorer bisa mendapatkan legalitas yaitu SK tentang tenaga honorer,” tambahnya.

THK2 dan THNK2 adalah guru honorer yang saat ini bekerja yang memiliki gaji di bawah 4 ribu. Dan tujuan membuat forum ini agar bisa mendesak SK daerah dari bupati agar guru Honerer mempunya legalitas honorer yang jelas.

Selain itu, tambahnya, jika SK Bupati bisa dikeluarkan para guru honorer bisa digunakan untuk persyaratan pengajuan sertifikasi dan bisa untuk pengajuan nomer nik.

“Kita ingin Para guru honorer di perhatikan, karena kita bekerja seperti pegawai PNS lainnya tetap pendapatan berbeda,” paparnya lagi.

Dalam pelantikan forum tersebut Forum THK2 dan THNK2 dilantik secara langsung oleh Kusdinar, Ketua PGRI Kabupaten Subang.

Di tempat terpisah, Plt Bupati Subang Ating Rusnatim berjanji akan terus memperjuangkan aspirasi guru honorer dengan berkoordinasi ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Subang.

Hal itu menurut Ating, agar para guru honorer bisa mendapatkan SKdan legalitasnya.

“Dalam waktu dekat ini, legalitas guru honorer sudah bisa didapatkan,” kata Ating.

Saat ditanya kapan akan terealisasi SK yang diturunkan bupati untuk para guru honorer itu, “Insya AllAh sebelum Pilbup kita sudah memberikan legalitas guru honorer,” kata Ating. (hrn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY