Yapinas Milad Ke-13

Yapinas Milad Ke-13

23
0
Para ulama dan pejabat yang menghadiri Peringatan Milad Yapinas.
BERBAGI

H Sopian:  Awalnya Hanya MI dan DTA

CIBUAYA – Yayasan Pendidikan Islam Nihayatul Amal Sukasari (Yapinas) memperingati Milad ke-13 sekaligus menggelar acara Haul Hj. Epon Siti Muflihat Binti H. Kamis (Istri) dan Hj. Iti Binti H.Rido (Ibunda), serta menyambut bulan suci Ramadan 1439 H, bertempat di Halaman Sekolah Yapinas, Dusun Mekarsari, Desa Sukasari, Kecamatan Cibuaya, Sabtu (12/5).

Acara dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat yang diwakili Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Kakanwil Kemenag Jawa Barat, Ahmad Bukhori, Bupati Karawang yang diwakili Asda II Ahmad Hidayat, Kapolres yang diwakili Kapolsek Cibuaya, anggota DPRD, para kiai, para tamu undangan dan tokoh masyarakat Sukasari.

Ketua Yapinas, H. Sopian, S.Pd.I., M.Si. mengatakan, yayasan tersebut didirikannya pada 12 Mei 2006, dengan lembaga pendidikan awal yang dikelola yayasan berupa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Diniyah Takmiliah Awaliyah (DTA), dan Pondok Pesantren (Ponpes).

“Dengan berkembangnya jaman, Yapinas pun ikut berkembang, tahun 2009 kita mendirikan SMP Islam, lalu 2011 kita dirikan SMK. Ruang kelas yang awalnya hanya 4 lokal saat ini kita memiliki puluhan ruang kelas,” papar Sopian yang juga Kepala Kemenag Karawang ini.

Sopian pun mengutarakan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Sukasari dan masyarakat Karawang yang telah mempercayai Yapinas sebagai lembaga pendidikan, yang mendidik anak-anak mereka untuk menjadi orang-orang yang berakhlaqul karimah.

“Walaupun berbentuk SMP dan SMK, kita tetap memberikan pendidikan agama,” pungkas Sopian.

Sebelumnya, Asda II, Ahmad Hidayat dalam sambutannya mengatakan, kehadirannya dalam rangka mewakili Bupati Karawang yang berhalangan hadir. karena ada kegiatan yang lain, dan berharap kegiatan berjalan lancar dan sukses.

“Pemerintah berkeinginan membangun Karawang tapi dengan segala kendala dan keterbatasan pemerintah dengan waktu tersisa berharap dapat membangun secara merata,” katanya.

Menurutnya dalam bidang keagamaan pun pemerintah telah memberikan perhatiannya seperti kepada para guru ngaji dan yang akan mendapatkan perhatian berikutnya adalah para DKM atau pengurus masjid di Kabupaten Karawang.

“Dan Pemkab berharap dapat terus bersinergi dengan kementarian agama untuk membangun Karawang,” pungkasnya. (cr3)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY