Anggota Geng Motor Jadi Begal Sadis

Anggota Geng Motor Jadi Begal Sadis

181
0
SAAT DITANGKAP: Para pelaku begal sadis yang juga anggota geng motor saat ditangkap Tim Buser Polsek Klari. ARIE FIRMANSYAH/KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

KARAWANG – Tim Buser Polsek Klari menangkap empat tersangka pencurian dengan kekerasan (curat) yang merupakan anggota geng motor.

Wakapolres Karawang, Kompol Ryky Widya Muharam mengatakan, modus operandi pelaku mencegat korban lalu membacoknya menggunakan celurit.

“Korban atas nama Rahmat Hidayat dihadang para pelaku dengan mengendarai sepeda motor, lalu dibacok dengan celurit di bagian punggung. Kemudian korban lari dan sepeda motor korban dibawa para pelaku,” katanya kepada wartawan, Kamis (3/5).

Dijelaskan Riki, setelah dilakukan penyelidikan dan diketahui identitas para pelaku, Sat Reskrim Polsek Klari pada Rabu (2/5) dini hari melakukan penangkapan keempat pelaku tersebut. Dari hasil pengembangan, para pelaku mengaku telah melakukan puluhan kali kejahatan.

“Mereka telah melakukan sebanyak 13 kali kejahatan dan menjualnya secara COD (Cash On Delivery). Hasil COD nya, mereka belikan minuman keras dan hura-hura,” ungkapnya.

Lanjut Ryky, untuk kronologisnya pada Jumat (13/4) sekitar 23.30 wib. Korban dihadang oleh kelima pelaku, mereka langsung menyerang dan membacok korban dengan menggunakan cerulit. Mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian punggung, kemudian korban melarikan diri dan motor korban dibawa oleh pelaku.

“Para pelaku diantaranya, FN alias I (19) warga Dusun Walahar Rt 06/02, Desa Walahar, AH alias T (16) Dusun Lio Rt 04/03, Desa Cimahi, RSP (20) Perum Griya Pesona blok A 17 Rt 067/018, Desa Duren, Kecamatan Klari dan YK (19) Dusun Belendung Rt 016/007, Desa Lemahmulya, Kecamatan Majalaya. Keempatnya ditangkap ditempat yang berbeda,” jelasnya.

Dari hasil penangkapan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit motor scoopy yang merupakan hasil kejahatan, dua unit motor yang digunakan para pelaku dan dua bilah celurit. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (rie)