Tolak Digusur, Warga Purnawirawan Pilih Bertahan

Tolak Digusur, Warga Purnawirawan Pilih Bertahan

444
0
BERBAGI

PURWAKARTA – Warga Purnawirawan yang sejak tahun 1977 menempati tanah yang diklaim milik TNI AU berlokasi di Desa Cikopo Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta tetap memilih untuk bertahan dan enggan pergi dari tanah yang ditempatinya.

Kendati petinggi TNI AU sudah melayangkan surat pemberitahuan tentang rencana pemanfaatan lahan yang nantinya akan digunakan untuk latihan helipad dan droping zone, sehingga demi keselamatan penerbangan maka lahan itu harus dikosong.

Dimana surat edaran yang diterbikan pihak TNI AU sudah melayangkan surat edaran ber Nomor : B /205/lll/2018 perihal pengosongan lahan oleh Komando Operasi Angkatan Udara 1 Pangkalan Suryadarma tertanggal 23 Maret 2018, dimana surat tersebut langsung ditanda tangani oleh Tim Ketua Aset. Kolonel Bhudi AC.

Namun warga keluarga purnawirawan tetap bersikeras tidak akam pindah dari lokasi tanah yang ditempati berdasarkan surat SKEP MENPANGAB No. Kep/ B/28/Vll/1074 tentang Pemukiman Kembali Para Pensiunan ABRI.

“Kami menempati tanah ini berdasarkan surat Menpangab, sebagai warga RI berhak menempati tanah ini dan mendapat perlindungan dari pemerintah, ” kata Mulyanto warga Purnawiran TNI AU Cikopo pada awak Media, Minggu ( 22/4).

Menurut dia, warga purnawirawan yang tinggal di tanah tersebut menempati bukan tidak dengan dasar yang jelas. Sehingga dengan perbuatan semena – mena atas tindakan main hakim sendiri dianggap merugikan warga.

“Kami akan terus bertahan hak – hak kami, tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan berdasarkan UUD 1945, negara kita ini negara hukum, jadi tolong hargai hukum, ” tegasnya.

Dalam waktu dekat warga memohon perlindungan kepada Presiden Joko Widodo dan khususnya Panglima TNI atas ketidakadilan dan perlakuan semena – mena terhadap warga Purnawirawan TNI AU Cikopo.

Sementara itu informasi berhasil dihimpun, pihak TNI AU akan melakukan kegiatan operasi pengosongan akan dilaksanakan pada hari, Senin, (23/4).(ctr).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY