Diduga SPBU Milik PT NBF Belum Kantongi Izin

Diduga SPBU Milik PT NBF Belum Kantongi Izin

82
0
SIAP BEROPERASIONAL: Diduga belum mengantongi izin, SPBU di Desa Karangmukti Kecamatan Bungursari saat ini, akan beroperasional. YUSUP BACHTIAR/ KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

Satpol PP Diminta Menertibkan

BUNGURSARI-Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik PT. Nurul Barokah Fauzan di depan Kantor Desa, Karangmukti Kecamatan Bungursari diduga belum mengantongi izin usaha perdagangan dari Kecamatan Bungursari.

Kasi Trantib Kecamatan Bungursari, Tato Kustaman Darmanto, menuturkan bahwa pihak Kecamatan dan Trantib hingga saat ini belum mengetahui keberadaan SPBU tersebut, apa lagi perizinannya.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pak Camat mengenai keberadaan SPBU tersebut,” tuturnya.

Sementara itu menurut keterangan warga di sekitar keberadaan SPBU tersebut menuturkan bahwa SPBU tersebut berkapasitas dua mesin saat ini sudah hampir selesai dibangun.

“Sebelum SPBU tersebut  beroperasi, awalnya dikatahui oleh warga sebagai distributor gas elpiji berukuran 3 kg,”ujar Deden warga sekitar.

Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Kabupaten Purwakarta, Didin menuturkan bahwa syarat menjadi sub penyalur jenis BBM tertentu khusus penugasan pada daerah yang belum terdapat penyalur. Sesuai Peraturan Nomor 6 Tahun 2015 tentang penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dalam peraturan tersebut, Jenis BBM Tertentu dan BBM Khusus Penugasan yang akan disalurkan oleh Sub Penyalur diperoleh dari Penyalur yang ditetapkan oleh Badan Usaha. Selain itu Sub Penyalur wajib menyalurkan sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah,”ujarnya.

Menurutnya yang harus dipertanyakan adalah izin niaga dan syarat teknis dari Kementerian ESDM, terutama jarak dari jalan dan jauh dari rumah penduduk. Dan yang berwenang untuk menertibkan adalah kewenangan Pemda melalui Satpol-PP.

“Intinya, sebelum membangun harus suda mengantongi izin diantaranya; IMB,TDP dan SIUP,” tegasnya. (cr 50/taj)