Lapak Jualan Pasir Bakal Ditertibkan

Lapak Jualan Pasir Bakal Ditertibkan

28
0
JUALAN PASIR: Tampak berbagai truk yang diduga menjadi lapak jualan pasir di akses Tol Karawang Timur. ARIE FIRMANSYAH / KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

 

KARAWANG – Penataan akses Tol Karawang Timur yang terlihat kumuh akan dilakukan sepenuhnya oleh PT Jasa Marga. Namun sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, segera membersihkan Pedagang Kaki Lima (PKL), lapak penjualan pasir dan tambal ban di sepanjang ruas jalan tersebut.

“Pihak Jasa Marga telah berjanji akan membenahi akses tol Karawang Timur. Karena panjangnya juga tidak seberapa, hanya 1,1 Kilometer saja,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang, Eka Sanatha kepada Karawang Bekasi Ekspres, kemarin (15/4).

Eka menerangkan, janji Jasa Marga tersebut disampaikan dalam rapat gabungan antara Pemkab Karawang, Badan Pengelola Jasa Transportasi, dan Direktorat Jendral Bina Marga. Namun, sebelum ruas jalan itu dibenahi, Jasa Marga minta pihak-pihak luar yang memanfaatkan bahu jalan, ditertibkan terlebih dahulu. “Pelaksanaan penertiban menjadi tanggung jawab Pemkab Karawang,” terangnya.

Meski begitu Eka tidak menyebutkan kapan Pemkab akan menggusur pedagang pasir, tambal ban, dan pedagang liar lainnya. “Kami harus bermusyawarah terlebih dahulu dengan para pedagang. Supaya mereka bisa mecari tempat usaha kembali namun tidak disekitar Karawang Timur,” bebernya.

Tambah Eka, sebelum Lebaran, pihak Jasa Marga akan melakukan perbaikan badan jalan yang saat ini sudah banyak berlubang. Setelah itu, pembenahan secara total baru akan dilakukan.

Dari pantauan dilapangan, sejak beberapa tahun terakhir ini, akses tol Jakarta-Cikampek melalui gerbang Karawang Timur memang terlihat semerawut. Bagian kiri dan kanan ruaa jalan tersebut banyak bermunculan pedagang liar, bahkan lapak pasir dan tambal ban.

Kondisi tersebut diperparah oleh banyaknya bangkai mobil korban kecelakaan lalu-lintas yang diparkir begitu saja di sekitar gerbang tol. Akibatnya bahu jalan tertutup bangkai mobil, sehingga mengganggu arus lalu- lintas yang akan masuk atau ke luar tol.

Pada hari-hari tertentu, bahu jalan bahkan dipadati mobil tronton yang menunggu giliran masuk ke pabrik yang berada di sekitar akses tol tersebut. Hal tersebut tak pelak memperlambat kendaraan yang ke luar dari tol terhambat. Dan kemacetan panjang pun tak terelakan lagi. (rie/rez)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY