Polisi Kembali Sita Ratusan Miras

Polisi Kembali Sita Ratusan Miras

61
0
BERBAGI

KARAWANG – Ratusan botol Minuman Keras (Miras) oplosan dan berbagai merk berhasil diamankan Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Karawang yang dijual di warung-warung jamu dan toko kelontong di wilayah Karawang kota, Telagasari, dan Telukjambe Barat, Rabu (11/4) pukul 20.00 wib.

Kasat Narkoba AKP Eko Condro mengatakan, menyusul intruksi Kapolda Jabar, pihaknya bergerak cepat menyisir sejumlah lokasi yang menjadi tempat peredaran minuman keras oplosan. Kemudian menuju wilayah Telukjambe Barat lantaran mendapati informasi adanya penjual miras oplosan yang kerap digandrungi pembeli, terutama kalangan remaja.

“Tidak satu tempat, kami sasar satu persatu kios kecil yang menjual minuman keras berbagai merek yang sering digunakan bahan miras oplosan,”  kata Eko, Rabu (11/4/2018).

Hasilnya, total 456 botol minuman keras berbagai jenis dan merek digaruk dari kios penjual miras berkedok jualan jamu. Sehari sebelumnya, Selasa 10 April 2018, pukul 19.00 WIB, tim Polres Karawang menyisir sejumlah lokasi di wilayah pusat dan pinggiran Kota Karawang, dan  yang ditenggarai menjual minuman keras oplosan.

Hasilnya, kata Eko, pihaknya menyita 141 botol minuman Kolesom kecil dan besar. Tak hanya itu 25 botol minuman jenis Ice Land dan 250 botol arak besar maupun kecil diangkut dari sejumlah lapak miras yang bertebaran di wilayah Karawang Kota.

Petugas juga mengangkut 50 botol minuman jenis Big boss, 50 botol minuman intisari berbagai ukuran termasuk 32 botol minuman jenis arak orangtua. Minuman jenis vodca sebanyak 110 botol tak ketinggalan menjadi sasaran operasi petugas.

“Kami juga temukan 150 minuman dalam plastik, yang diyakini sebagai bahan miras oplosan,” ungkapnya.

Operasi cipta kondisi tersebut, lanjut Eko, merupakan upaya Polres Karawang dalam mencegah kembali jatuhnya korban akibat pesta minuman keras oplosan. “Ini langkah antisipatif, agar Karawang terhindar dari kejadian tewasnya puluhan orang akibat pesta minuman keras oplosan,” jelasnya.

Sebelumnya, Polres Karawang melakukan penyisiran terhadap warung-warung yang menjual miras disejumlah tempat di Karawang. Razia ini dilakukan setelah ditemukan sejumlah miras oplosan yang dijual warung kecil dan tukang jamu. Dalam satu minggu ke belakang ini dua orang tewas dan dua lagi dalam kondisi kritis setelah menenggak miras oplosan.

“Saya sudah instruksikan kepada seluruh jajaran hingga ke Polsek-Polsek untuk melakukan operasi miras setiap hari. Sasaran kita itu warung-warung kecil dan tukang jamu yang kita sinyalir menjual miras oplosan. Setiap hari kita amankan puluhan hingga ratusan miras baik dalam botol, derijen atau bungkus plastik. Pokoknya di Karawang jangan sampai terjadi lagi korban miras oplosan, kita razia setiap hari,” ungkap Kapolres Karawang, AKBP Hendy F Kurniawan, kemarin.

Korban miras oplosan di Karawang terjadi minggu kemarin menimpa seorang wanita, Aprilia (20), warga Kampung Krajan, Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok, Rabu (6/4) lalu. Korban bersama temannya, saat kejadian melakukan pesta miras di Tugu Proklamasi Rengasdengklok. Usai pesta miras Aprila pulang kerumah, namun mengeluh perutnya sakit dan dibawa ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong lagi. “Kita sudah mendapat laporan ada seorang wanita tewas karena miras oplosan usai pesta miras,”pungkasnya. (rie) 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY