Tiap Hari Amankan Miras

Tiap Hari Amankan Miras

62
0
AMANKAN: Aparat Polres Karawang saat melakukan razia miras di sejumlah warung. ARIE FIRMANSYAH / KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

KARAWANG – Polres Karawang melakukan penyisiran terhadap warung-warung yang menjual miras di sejumlah tempat di Karawang. Razia ini dilakukan setelah ditemukan sejumlah miras oplosan yang dijual warung kecil dan tukang jamu. Dalam satu minggu ke belakang ini dua orang tewas dan dua lagi dalam kondisi kritis setelah menenggak miras oplosan.

“Saya sudah instruksikan kepada seluruh jajaran hingga ke Polsek-Polsek untuk melakukan operasi miras setiap hari. Sasaran kita itu warung-warung kecil dan tukang jamu yang kita sinyalir menjual miras oplosan. Setiap hari kita amankan puluhan hingga ratusan miras baik dalam botol, derijen atau bungkus plastik. Pokoknya di Karawang jangan sampai terjadi lagi korban miras oplosan, kita razia setiap hari,” ujar Kapolres Karawang, AKBP Hendy F Kurniawan,kemarin.

Korban miras oplosan di Karawang terjadi minggu kemarin menimpa seorang wanita, Aprilia (20), warga Kampung Krajan, Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok, Rabu (6/4) lalu. Korban bersama temannya, saat kejadian melakukan pesta miras di Tugu Proklamasi Rengasdengklok.

“Usai pesta miras Aprila pulang kerumah, namun mengeluh perutnya sakit dan dibawa ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong lagi. Kita sudah mendapat laporan ada seorang wanita tewas karena miras oplosan usai pesta miras,” terangnya.

Hendy menjelaskan, jajaran Polres Karawang melakukan razia rutin setiap hari untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat miras oplosan. Setiap hari pihaknya mengamankan puluhan hingga ratusan botol miras yang dijual pedagang warung kecil dan juga tukang jamu. Titik rawan penjualan miras banyak dilakukan di wilayah pinggiran Karawang.

“Makanya kita menerjunkan seluruh Polsek untuk turun kelapangan karena mereka sudah mengetahui wilayahnya masing-masing. Siapapun yang menjual miras akan kita sita dan kepada pedagang kita minta agar tidak menjual miras,” jelasnya.

Menurut Hendy untuk menekan angka penjualan miras pihaknya menerjunkan Babinkamtibmas untuk melakukan sosialisasi terhadap penggunaan miras. Bukan hanya kepada kalangan pemuda, tapi kepada tokoh masyarakat juga diminta bantuannya agar peredaran miras tidak terjadi di wilayahnya.

“Kita tidak bisa sendiri butuh bantuan masyarakat untuk bersama-sama memberantas miras. Peran tokoh masyarakat sangat penting dalam hal ini,” pungkasnya. (rie/rez)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY