Paripurna Tujuh Raperda Sempat Ditunda

Paripurna Tujuh Raperda Sempat Ditunda

109
0
PARIPURNA : Suasana rapat paripurna agenda pembicaraan membahas tujuh Perda DPRD Purwakarta yang dihadiri 24 orang dewan. CATUR AZI/ KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

Akibat Jumlah Dewan Tidak Kuorum

PURWAKARTA – Rapat paripurna DPRD Purwakarta dengan agenda pembicaraan tingkat satu  pembahasan tujuh Raperda yang diusulkan oleh penjabat bupati dengan agenda pokok jawaban penjabat bupati sempat ditunda selama 10 menit, Rabu (11/4).

Pasalnya, rapat tidak bisa dilanjutkan dengan alasan jumlah anggota DPRD dari 45 orang hanya 22 orang yang hadir. Sehingga sesuai dengan ketentuan rapat tidak bisa dilanjutkan karena tidak memenuhi kuorum.

Rapat paripurna akhirnya kembali dilanjutkan, setelah dua anggota lainya datang menghadiri rapat paripurna. Rapat yang dihadiri tiga pimpinan dewan yaitu Ketua, Sarip Hidayat, Wakil Ketua, Neng Supartini dan Wakil Ketua, Warseno sedangkan Sri Puji tidak hadir karena ada urusan partai.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Warseno ketika mengatakan tertundanya rapat paripurna terjadi disebabkan jumlah anggota dewan yang hadir sebelumnya tidak memenuhi jumlah minimal atau kuorum.

Namun, rapat kembali bisa dilaksanakan karena dari jumlah anggota dewan yang hadir dari 22 orang bertambah menjadi 24 orang, sesuai dengan ketentuan Pasal 118 ayat (1) Huruf b Peraturan DPRD No 1 Tahun 2017 Tentang Tata Tertib DPRD Kabupaten Purwakarta maka rapat bisa dilaksanakan.

Rapat tersebur agendanya bukan pengambil keputusan, tapi agenda pembahasan pertanggungjawaban penjabat bupati jadi boleh saja. Hal itu lantaran aturannya 50 plus 1, sehingga sah meski anggota dewan yang hadir hanya 24 orang.

“Kecuali agendanya rapat pengambil keputusan, aturanya anggota dewan yang hadir minimal 32 orang atau 3 banding 4 sehingga bisa penuhi kuorum,” jelasnya pada KBE. (ctr/taj)