Destinasi Pariwisata Harus Dikembangkan

Destinasi Pariwisata Harus Dikembangkan

40
0
INDAH: Tampak indah wisata air di Curug Cigentis, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang. Curug Cigentis salah satu destinasi wisata favorit di Kota Pangkal Perjuangan.
BERBAGI

Diparbud Jabar Turun Tangan

KARAWANG – Genjot pertumbuhan kepariwisataan di Kabupaten Karawang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat turun tangan menyosialisasikan pengembangan Sumber Daya Masyarakat (SDM) Pariwisata dan hubungan antar lembaga kepada ratusan pelaku pariwisata di Kota Pangkal Perjuangan, kemarin (4/4).

Program pengembangan kepariwisataan ini merupakan program Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui asisten Deputi SDM, dan hubungan antar lembaga yang bersumber dari dana dekonsentrasi Kemenpar RI Tahun Anggaran (TA) 2018, di Disparbud Provinsi Jawa Barat.

Kepala Disparbud Jawa Barat, Ida Hernida mengatakan, keparwisataan di Jawa Barat khususnya di Karawang perlu dikembangkan. Masih dengan tema pesona Indonesia, dan pesona Jawa Barat, ditargetkan bisa lebih banyak lagi menarik wisatawan baik loka maupun mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Karawang.

“Program ini adalah bagian pemenuhan target pariwisata se-Jawa Barat. Pariwisata Karawang memiliki berbagai detinasi wisata, dengan berbagai kelebihan kekayaan seperti fashion, kuliner dan alamnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” ujarnya kepada Karawang Bekasi Ekspres, kemarin (4/4).

Harapan utamanya, terang Ida, Kabupaten Karawang menjadi penyumbang pertama wisatawan mancanegara maupun nusantara, untuk pemenuhan target Jawa Barat. Oleh karena itu di sini dilakukan pemaparan materi kepariwistaan baik itu pramuwisata, destinasi wisata, dan lain sebagainya.

Saat disinggung mengenai tempat wisata yang banyak tidak terurus di Karawang, Ida menegaskan, haruslah dilihat dahulu destinasi wisata tersebut milik siapa. Apakah milik Kabupapten Karawang atau bukan.

“Kadang-kadang pemilik destinasi wisata yang tidak mau disentuh. Itu juga yang membuat kita kadang-kadang agak keterbatasan, tetapi kalau itu milik kabuapten atau kota gampang menyentuhnya. Gampang memperbaikinya dan gampang pemenuhannya,” tegasnya.

Lanjut Ida, Kabupaten Karawang mampu mengembangkan wisatanya karena anggaran APBD yang cukup untuk itu. “Saya tidak percaya kalau kabuapten Karawang kurang APBD pasti ada, Kalau tidak kan bisa minta, ada pak Gubernur bisa minta bantuan ke pak Gubernur, apanya sih yang susah,” tegasnya.

Sementara itu, kabid Pramuwisata Disparbud Jawa Barat, Arif menuturkan, dalam pemenuhan wisatawan salah satu faktor yang diperlukan adalah pramuwisata. Atau yang sering dikenal dengan pemandu wisata. (gie/rez)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY