UNBK Dihantui Gangguan Server

UNBK Dihantui Gangguan Server

40
0
SERIUS: Tampak serius para pelajar SMK yang sedang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), kemarin. Pemerintah mewaspadai gangguan server dalam pelaksanaan UNBK ini.
BERBAGI

100 SMK Bisa Laksanakan Secara Mandiri

KARAWANG – Gangguan server menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK di Kabupaten Karawang. “Yang kami khawatirkan ada gangguan server. Oleh karena itu, saya datang untuk mengecek apakah ada gangguan server,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Karawang, Ahmad Zamakhsyari kepada Karawang Bekasi Ekspres, kemarin (3/4).

Wabup sempat meninjau pelaksanaan UNBK di SMK Bhineka di Jalan Kertabumi dan SMK Negeri 2 Karawang, Karawangpawitan. Sejauh ini, terang dia, pihaknya telah memastikan tidak ada gangguan, baik server maupun perangkat komputer.

Sebab, kata dia, belum ada laporan atau keluhan kendala pelaksanaan UNBK. Hingga 5 April 2018, sebanyak 18.385 pelajar SMK se-Kabupaten Karawang mengikuti UNBK. Dari 105 SMK yang ada di Kabupaten Karawang, sebanyak 100 SMK melaksanakan UNBK secara mandiri.

Sementara itu, 5 sekolah lainnya menginduk di sekolah lain, karena jumlah siswanya kurang dari 20 orang. “Komputer yang digunakan untuk ujian dipastikan kondisinya siap. Tidak digunakan untuk kegiatan yang lain. Terutama yang SMK. Itu kami lakukan agar komputernya tidak ada masalah ketika akan digunakan untuk ujian,” tutur Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Karawang, Caya Suryana.

Caya menegaskan, simulasi UNBK sampai tiga kali, tambahan pelajaran, dan juga istighosah untuk melatih fisik dan mental peserta ujian. Kepala SMK 1 PGRI ini mengatakan persiapan UNBK sejauh ini tanpa kendala.

Jumat lalu (30/3), pihak sekolah juga sudah melakukan sinkronisasi dengan pusat dan berjalan lancar. “Sudah siap semua, kami juga sudah sinkronisasi UNBK, jadi segala sesuatunya sudah ready semua,” tuturnya.

Secara teknis, Caya mengaku tidak ada permasalahan dalam persiapan pelaksanaan UNBK tahun ini. Mengingat di sekolahnya sudah beberapa kali melaksanakan UNBK. Biasanya dalam pelaksanaan UNBK, kendalanya terdapat pada jaringan, jumlah komputer, juga koneksi dengan pusat yang harus sinkronisasi.

Pelaksanaan UNBK hari pertama ini, tandas Caya, semua siswa dipastikan ikut ujian di sekolah. “UNBK bakal dilaksanakan selama empat hari dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan satu mata pelajaran kejuruan,” tandasnya. (rie/rez)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY