823 Santri DTA Latihan Manasik Haji

823 Santri DTA Latihan Manasik Haji

49
0
PERAGAAN MANASIK: Santri DTA saat di areal wukud saat pelatihan manasik haji 2018. WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

Kali Pertama Digelar di Cilwet

CILAMAYA WETAN –  Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Awaliyah (FK DTA) Kecamatan Cilamaya wetan, Karawang untuk pertama kalinya menggelar latihan manasik haji di tahun 2018. Sebanyak 823 peserta dari 30 DTA se Kecamatan Cilamaya Wetan turut memeriahkan acara peragaan manasik haji perdana di Cilamaya.

Mengambil tema Manasik Haji, Menumbuhkan Semangat Berhaji Sejak Dini, acara yang digelar di Lapang Sepak Bola Karya Bakti, Desa Mekarmaya, Kecamatan Cilamaya Wetan ini berjalan dengan hikmat.

Ketua pelaksana kegiatan Irpan Sohehudin mengatakan, ajang tersebut merupakan sebuah gebrakkan dari FK DTA Cilamaya Wetan. Selain sebagai bentuk praktik dari materi yang diajarkan dalam kegiatan belajar mengajar di DTA, acara tersebut juga sebagai bentuk menunjukan eksistensi DTA yang sudah sejak lama menjadi wadah pembentukan karakter masyarakat yang islami.

“Kita selalu mulai dari awal, harapannya kami ingin jadikan Cilamaya sebagai barometer pergerakan DTA, dengan demikian kami juga berharap DTA bisa kembali terangkat,” ungkap Irpan kepada KBE, Minggu (1/4).

Dijelaskan Irpan,manasik haji dan umroh merupakan ilmu pengetahuan yang harus dimiliki oleh setiap umat muslim di dunia. Karena daya tangkap setiap anak  berbeda-beda, kata Irpan, manasik haji dan umroh tidak hanya dijelaskan melalui teori di bangku Diniyah saja. Dengan mengaplikasikannya secara langsung, diharapkan anak mampu menggambarkan pelaksanaan haji dan umroh yang sebenarnya serta mampu menyimpannya dalam memori otaknya dengan baik.

“Ini merupakan acara perdana, secara keseluruhan semuanya lancar sesuai yang diagendakan. Tapi masih banyak juga catatan sebagai bahan evaluasi agar kedepannya acara ini bisa lebih baik,” ujarnya.

Masih kata Irpan, peragaan manasik haji kali ini dibuat sama persis dengan praktik ibadah rukun islam yang kelima itu. Dikatakannya, rombongan jamaah haji mulai berkumpul sesuai kloter di tempat yang sudah disediakan oleh panitia, kemudian bergerak menuju padang arofah,bergerak ke mina, tawaf hingga lempar jumroh menjadi bagian ritual wajib yang dilakukan jamaah.

Sementara, Ketua KKDT Cilamaya Wetan Ruslim mengatakan, tujuan dari acara manasik haji adalah menanamkan sedini mungkin kepada peserta didik di DTA tentang kewajiban haji bagi setiap muslim. Kemudian, sambung Ruslim, melalui acara ini pula KKDT mampu menyi’arkan ilmu agama kepada masyarakat khsusnya anak didik, serta memberikan mereka pengalaman praktis dalam pelaksanaan ibadah haji.

“Mudah-mudahan kita semua bisa benar-benar berangkat untuk menunaikan ibadah haji,” harapnya. (wyd)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY