Proyek Nasional Dongkrak Perkotaan

Proyek Nasional Dongkrak Perkotaan

51
0
TERUS DIKERJAKAN: Salah satu proyek pemerintah pusat, Light Rail Transit (LRT) yang saat ini terus dikerjakan. LRT ini untuk jalur Jakarta-Bandung hingga Bandara Soekarno-Hatta 2. LRT ini juga melintasi wilayah Kabupaten Karawang. REZZA RIZALDI / KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

KARAWANG – Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana mengatakan, adanya sejumlah proyek nasional di Kota Pangkal Perjuangan –julukan Kabupaten Karawang-, maka memiliki dampak bagi pembangunan kota. Salah satunya, meningkatnya jumlah pendatang yang diikuti oleh kemacetan lalu lintas di sejumlah titik.

Maka dari itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang akan melakukan penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk melakukan sinkronisasi dengan pemerintah pusat. “Ada sejumlah proyek startegis nasional yang dibangun di Karawang seperti pembangunan kereta api cepat, bandara, pembangunan jalan tol atau pelabuhan,” ujar Cellica kepada Karawang Bekasi Ekspres, kemarin (19/3).

“Semua itu harus kita antisipasi dampaknya kedepan karena akan ada pergerakan ekonomi, manusia dan lalu lintas yang lebih besar. Untuk mengatasi kemacetan saja tahun ini kita anggarkan Rp55 miliar untuk membangun underpass dan pelebaran jalan,” sambungnya.

Menurut Cellica, pembangunan underpass di Karawang Barat mencapai Rp20 miliar. Kemudian untuk pelebaran jalan Interchange Karawang Barat memakan biaya Rp35 miliar. Anggaran tersebut belum ditambah kucuran dana dari pusat yang juga melakukan pelebaran jalan di wilayah Karawang Barat.

“Kami hanya membangun jalan yang menjadi kewenangan kita, sisanya dilanjutkan pengerjaannya oleh pemerintah pusat. Itu belum dihitung dengan pembangunan 3 buah jembatan besar yang di perkirakan butuh anggaran Rp100 miliar,” terangnya.

Cellica menambahkan, dengan adanya proyek strategis nasional itu, Pemkab Karawang pada akhirnya harus melakukan penyesuaian RTRW. Karena ada sejumlah lahan yang ternyata tidak sesuai denganm RTRW sebelumnya sehingga pelu dilakukan revisi.

“Ini agar kita bisa sinkron antara program kita dengan pemerintah pusat. Jangan sampai program pembangunan yang kita laksanakan menjadi terganggu atau sebaliknya makanya sinkronisasi itu perlu,” tambahnya.

Sebagai daerah penyokong Ibu kota Negara, pembangunan di Karawang tak lepas dari proyek nasional mulai dari kereta cepat Jakarta-Bandung hingga Bandara Soekarno-Hatta 2, dan proyek Tol Jakarta-Cikampek Elevated yang berakhir di kilometer 57 Tol Jakarta-Cikampek.

Pemerintah pusat juga berencana membangun Tol Jatiasih-Sadang, di mana tol tersebut memasuki wilayah Bogor, Bekasi, Karawang (Pangkalan dan Ciampel), kemudian keluar Sadang, Purwakarta. (rie/rez)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY