Tujuh Kades Terancam Pidana Penjara

Tujuh Kades Terancam Pidana Penjara

86
0
BERBAGI

KARAWANG – Diduga terindikasi ikut kampanye salah satu Pasangan Calon (Paslon) Peserta Pilgub Jabar 2018, 7 Kepala Desa (kades) di Kabupaten Karawang terancam pidana penjara.

Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016, tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014, tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, sebagai dasar hukum penyelenggaraan Pilgub menyebutkan, Kades tak boleh mengikuti kegiatan kampanye.

Informasi di lapangan, 7 Kades itu disinyalir melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Paslon selama masa kampanye, dengan melakukan foto bersama salah satu Paslon di sebuah rumah makan.

“Kami sudah melakukan klarifikasi kepada 7 Kades yang berfoto bersama dengan salah satu peserta Pilgub. Mereka (Kades, Red), diduga telah melanggar pasal 71 UU Nomor 1 Tahun 2015,” ujar Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karawang, Syarif Hidayat kepada Karawang Bekasi Ekspres, Selasa (13/3).

Terang dia, pemanggilan klarifikasi tesebut sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Para Kades itu dipanggil secara bergiliran. Setelah selesai melakukan klarifikasi dan kajian, hasilnya akan diserahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang.

“Ancaman pidana jika terbukti keterlibatan, para Kades itu melanggar pasal 71 UU Nomor 1 Tahun 2015 adalah 1 bulan atau paling lama 6 bulan dan atau denda paling sedikit Rp600 ribu, atau paling banyak Rp6 juta,” tegasnya.

“Kami yakin para Kades itu tahu aturan tersebut. Tetapi ketika ada temuan dugaan pelanggaran ini, maka kami akan tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” sambungnya.

Jelas dia, pihaknya mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kaes harus netral dalam pelaksanaan Pilgub ini. “Jika terbukti, maka kami akan tindak tegas semua pelanggaran dalam Pilgub Jabar ini,” tukasnya. (gie/rez)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY