Sampah Dikelola Swasta, Empat Investor Adu Rayuan

Sampah Dikelola Swasta, Empat Investor Adu Rayuan

155
0
PERTEMUAN: Empat investor yang berebut pengelolaan sampah di Karawang ngadu rayuan di hadapan Muspida. YOGIE SETIADI/KARAWANGBEKASI EKSPRES
BERBAGI

 

KARAWANG – Empan investor yang mengajukan untuk mengelola TPAS Jalupang dipanggil oleh Pemkab Karawang Selasa (13/3). Mereka diminta mmemaparkan solusi pengelolaan  sampah yang akan ditawarkan.

Bupati Karawang Cellica Nurrchadiana menyaksikan langsung pemaparan keempat investor didampingi Ketua DPRD Kabupaten Karawang Toto Suripto , Komandan Distrik Militer 0604 Karawang Ayi Yosa, Asisten Pemerintahan Samsuri, Kepala BPLH Wawan Setiawan, serta sejumlah Kepala SKPD.

Keempat investor tersebut yakni PT.Organics, Foundation Bali Hydro Systems Company Limited, PT. Atakara Naratama Mitra, PT.Patriot Bangkit Bekasi dan Yayasan Berdikari Karya Sehati yang merupakan anak perusahaan PT.Buana Krakatau Sejahtera.

Para calon investor tersebut memaparkan bagaimana teknik pengolahan sampah yang akan dilakukan untuk bekerja sama dengan Pemerintahan Kabupaten Karawang dalam pengolahan sampah yang sampai saat ini masih menjadi persoalan.

Pada kesempatan ini Cellica mengaku setuju dengan adanya investor pengolahan sampah di Karawang. Akan  tetapi belum memutuskan investor mana yang akan dipilih sebagai mitra kerja.

“Dalam hal pengolahan sampah ini, investasi murni dari investor,
tetapi untuk lahan , pengangkutan dan perizinan akan dibantu oleh pemerintah, yang jelas kami menginginkan sesuatu yang real, bukan sekedar janji saja ,” ujar Cellica kepada KBE, Selasa (13/03) sesaat setelah menyimak pemaparan.

Ia mengatakan, ke depannya melalui DLHK akan memutuskan siapa saja yang bisa menjadi pengelola sampah di Karawang, termasuk mengelola TPSA Jalupang.

“Permasalahan pengolahan sampah di TPSA Jalupang seluas 4 Ha yang dari hari ke hari semakin menumpuk volumenya yakni berkisar 520.000 ton harus segera teratasi,” pungkasnya. (gie)