Tragedi Tanjakan Emen Terulang Lagi

Tragedi Tanjakan Emen Terulang Lagi

113
0
KECELAKAAN: : Minibus (Travel Elf) yang membawa 16 orang karyawan rumah makan dari Indramayu mengalami kecelakaan di Tanjakan Emen.
BERBAGI

Rombongan Karyawan RM Taman Seler Cikamurung Indramayu Jadi Korban  

SUBANG – Belum habis rasa duka masyarakat Subang akan meninggalnya 27 orang pada tragedi maut Tanjakan Emem 10 Februari lalu, Tanjakan itu kembali membuat kendaraan jenis minibus (travel elf, Red), yang membawa 16 orang terguling, kemarin (12/3) tepat pukul 12 siang.

Kendaraan dengan Nomor Polisi E 7458 PB mengalami lepas kendali akibat rem blong membuat supir tidak bisa mengendalikan setir. Ke-16 orang korban adalah rombongan karyawan/wati dari Rumah Makan Taman Seler Cikamurang Indramayu. Beruntung pada kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa.

Dua kali terjadi kecelakaan, tanjakan emem mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang dan Pemerintah Provisni (Pemprov) Jawa Barat.

Ditemukan dilokasi kejadian, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Subang, Rona Mailansyah, mengatakan kejadian kedua kali ditempat yang sama tersebut, mengharuskan pihaknya segera mengagendakan bersama steholder lainnya untuk segera menyelesaikan permasalahan kecelakaan di Tanjakan Emem.

“Lokasi ini sudah sangat rawan, dan harus ada penyelesaian, apakah ada perbaikan bahu jalan atau bagaimana solusinya. Dan kita sudah koordinasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk bersama membahas solusi untuk mengantisipasi adanya kecelakaan berikutnya,” kata Rona.

Sementara, pihak Balai Transportasi Darat Provinsi Jawa Barat, Agung. R, saat dimintai tanggapan mengatakan, jika Dinas Pekerjaan Umum Jawa Barat, tidak bisa menyelesaikan badan jalan yang terjal dan miring, maka dari Dirjen Perhubungan akan mengambil alih.

“Persoalan kemiringan jalan yang cukup terjal ini sudah kita sampaikan ke Dinas PU Jabar, tetapi sampai saat ini tidak dilaksanakan. Kita tegaskan jika dinas PU Jabar tidak bisa membangun jalan yang aman untuk pengendara,  akan kami ambil alih,” tegasnya.

Infomasi dari Ditlantas Polda Jabar bahwa korban yang mengalami kecelakaan tersebut berjumlah 16 orang diantaranya, 7 orang mengalami luka berat dan 9 orang luka ringan.

“Data ini belum bisa dikatakan lengkap, karena kita akan turun ke Subang yakni Rumah Sakit Ciereng untuk mengetahui lebih lengkap,” pungkasnya Martius, Ditlantas Polda Jabar. (hrn/fan)