Bupati Somasi PT SPV

Bupati Somasi PT SPV

74
0
INGKAR JANJI: PT. South Pasific Viscose ( SPV ) bakal disomasi Plh Bupati Purwakarta Dadan Koswara karena tak menyediakan green belt.
BERBAGI

Dinilai Ingkar Janji soal Green Belt 

PURWAKARTA – Pemkab Purwakarta akhirnya bertindak tegas terhadap perusahaan-perushaan nakal yang tak menjaga lingkungan. Satu di antaranya, PT. South Pasific Viscose ( SPV ) yang tidak menyediakan green belt (sabuk hijau,red).

Plh Bupati Purwakarta Dadan Koswara pun geram  dengan PT SPV yang dinilai ingkar janji menyediakan green belt yang sesui UU Lingkungan Hidup.

“Jadi perusahaan harus penuhi janji soal green belt ini. Mereka kan sanggup akan membangun kawasan hijau sekitar 7,5 hektar. Pemkab tidak pengaruh dari pihak manapun, ” tegas dia pada awak media, kemarin.

Menurut dia, pembuatan area green belt sangat penting karena industri di wilayah Purwakarta terus menjamur. Namun tak diimbangi dengan pelestarian lingkungan yang tengah digelorkan seperti program Citarum Harum.

Untuk itu, sambung Dadan, pihaknya mengintruksikan agar seluruh perusahaan termasuk SPV bisa mensterilkan pembuangan limbah industri. Baik udara, air dan tanah.

“Kami juga minta pihak perusahaan untuk lebih memperhatikan soal jaminan kesehatan bagi masyarakat,” bilang dia.

Apalagi limbah industri yang di hasilkan sudah melebihi ambang batas, jika dibiarkan dapat dipastikan berdampak bagi kesehatan masyarakat.

“Tuntutan terakhir adalah perusahaan harus memproses limbah berbahaya secara baik melalui proses IPAL yang berstandar, jangan sembarangan buang limbah, termasuk ke DAS Citarum,” kata Dadan.

Terakhir, Dadan bekal melayangkan surat teguran atau somasi ke pihak managemen PT.SPV agar bisa koorporatif.  “Ini bukan hanya untuk PT. SPV saja, tapi juga berlaku perusahaan industri lain di Purwakarta, buang limbah harus steril aman bagi lingkungan karena bagian dari program Citarum Harum,” pungkasnya. (ctr/hyt)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY