200 Orang Tua Ikut Seminar Kesehatan Anak

200 Orang Tua Ikut Seminar Kesehatan Anak

112
0
SAMPAIKAN: dr Djatnika Ismail saat memberikan materi seminar kesehatan anak yang diselenggarakan RSIA  Sentul, Cikampek.
BERBAGI

INDONESIA tercatat sebagai 10 negara dengan kematian balita tertinggi. Pada tahun 2015 diperkirakan terdapat 147.000  kematian balita di Indonesia dan 14% diantaranya disebabkan oleh karena pneumonia. Artinya Setiap jam ada 2 sampai 3 balita Indonesia meninggal karena pneumonia. (UNICEF-2015).

Peran Aktif Rumah Sakit Ibu dan Anak Sentul Cikampek dalam menekan angka kematian bayi di Indonesia akibat penyakit infeksi paru (Pnemonia) dengan menggelar edukasi kepada 200 peserta yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari wilayah Cikampek, Purwakarta, Subang hingga Bekasi.

Seluruh peserta sangat antusias saat seminar anak yang bertemakan Batuk Biasa atau Infeksi Paru (Pneumonia) dibawakan oleh dr. H. Djatnika Ismail SpA, belasan pertanyaan dan respon positif terlontar selama acara berlangsung.

Peserta Seminar Anak, Sanusi menyampaikan keikutsertaannya dalam menghadiri acara seminar kesehatan anak yang diadakan Rumah Sakit Ibu dan Anak Sentul Cikampek tersebut dinilai sangat bermanfaat bagi peserta, karena bisa menambah pengetahuan dalam merawat anak.

“Saya mengantar istri yang hadir ke acara seminar ini. Luar biasa pengetahuannya, bagus sekali, kita jadi banyak pengetahuan baru tentang penyakit batuk ternyata jangan disepelekan.” ungkapnya.

Ia melanjutkan diharapkan dengan adanya seminar tersebut, kedepannya bisa menjadikan perhatian terhadap kesehatan anak dapat lebih maksimal.

“Jadi kita merasa terbantu dengan adanya seminar edukasi ini. Kita jadi lebih tahu cara menjaga anak kesayangan kita” ucapnya.

Dilingkungan yang sama, Pembicara Seminar ini, dr. H. Djatnika Ismail SpA mengatakan materi yang disampaikan meruapan materi yang bisa bermanfaat bagi para orang tua dalam memberikan pengawasan terhadap kesehatan anaknya masing-masing.

“Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah merekomendasikan pemberian  Imunisasi PCV (Vaksin Pneumokokus) untuk melindungi anak dari penyakit pneumokokus.” ujarnya.

Tidak hanya itu menurutnya meski penyakit batuk sering menjadi hal yang lumrah bagi orang tua dalam mengawasi kesehatan anak dapat lebih ditingkatkan.

“kedepannya orang tua yang menghadiri acara seminar ini sudah tahu tentang bagaimana mengatasi anak saat sedang sakit terserang batuk, mereka pastinya akan membawanya ke rumah sakit ataupun klinik terdekat. Jika dibiarkan khawatir tidak sedikit anak bisa menyebabkan kematian akibat infeksi paru-paru” ujarnya.

Dilokasi yang sama Ka. Bag. Marketing dan Humas RSIA Sentul Cikampek, Fauzi Rahman, SE menambahkan, seminar kesehatan anak yang bertujuan dalam memberikan edukasi kesehatan anak kepada para orang tua dari berbagai daerah, diharapkan dengan menambahnya pengetahuan peserta seminar dapat menjadi bekal dalam merawat dan menjaga pertumbuhan anak dan dapat mengurangi angka kematian bayi akibat Pneumonia terutama diwillayah Cikampek, Karawang dan sekitarnya.

“Peserta semuanya ada 200 orang hadir dari berbagai daerah, Alhamdulilah antusiasnya peserta sangat tinggi, kebanyakan yang hadir adalah ibu-ibu, alasan mengadakan seminar ini karena melihat perubahan musi saat ini mudah sekali dihinggapi penyakit”, Katanya.

Oleh karenanya, agar masyarakat bisa lebih sadar terhadat kesehatan anak, bebeagai seminar dalam program Rumah Sakit Ibu dan Anak selama ini terus digencarkan. Hal itu agar kesehatan warga diberbagai daerah bisa terjaga secara efektif.

“Meraka jadi tahu batuk paling parah, serta bisa mengantisipasinya sehingga bisa lebih sadar lagi pentingnya kesehatan, yang menyampaikan materinya juga dokter spesialis anak ternama” tandasnya. (die)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY