Dedi Paparkan Masalah Kota Lumbung Padi

Dedi Paparkan Masalah Kota Lumbung Padi

99
0
Dedi Mulyadi,Calon Wakil Gubernur Jawa Barat
BERBAGI

KARAWANG- Calon Wakil Gubernur nomor urut 4, Dedi Mulyadi membeberkan permasalahan yang ada di Karawang hasil dari beberapa hari ia melakukan safari untuk melakukan kampanye.

Banjir dan orang sakit menjadi perhatian serius Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barati ini. Selain beberapa permasalahan lain yang turut dibeberkan oleh Dedi saat melakukan siaran pers du Kantor DPD Golkar Karawang, Kamis (22/2).

“Pertama, masalah banjir. Banjir di Karawang terjadi setiap tahun. Ada yang berlangganan, ada yang baru terjadi 10 tahun belakangan,” ujar Dedi, Kamis (22/2).

Untuk menyelesaikan banjir tersebut, menurut Dedi, perlu menggaet peneliti yang bisa membaca planologi suatu wilayah guna mengetahui penyebab pasti banjir tersebut.

Menurut dia, jika banjir disebabkan faktor alami, maka penyelesaiannya perlu dilakukan berbasis alami, misalnya membangun rumah derek.

“Rumahnya dibangun dengan konsep panggung. Jangan sampai sudah tahu langganan banjir, bikin rumahnya tidak di panggung dan dari tembok,” tambah Dedi.

Selain itu, kata dia, pemerintah harus melakukan pencegahan bencana bagi masyarakat, baik secara individu maupun komunal, termasuk juga soal ekonomi kerakyatan.

Dedi juga menyebutkan, Jawa Barat memerlukan empat rumah sakit tipe A setara Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

“Pertama di wilayah Garut, Ciamis, Tasik, Pangandaran, dan Banjar. Kedua di Indramayu, Cirebon, Majalengka, dan Sumedang. Ketiga di Subang, Purwakarta, Karawang, dan Bekasi. Keempat di Bogor, Depok, Cianjur, dan Sukabumi, ujarnya.

Dengan demikian, kata Dedi, masyarakat tak perlu mengantre di RSHS Bandung. Penanganan penyakit, menurut dia, juga perlu ditetapkan levelnya, di mana level bawah ditangani rumah sakit di kabupaten, sedangkan level atas ditangani rumah sakit tingkat provinsi.

“Pemerintah kabupaten dan provinsi harus bersinergi untuk menangani masalah tersebut,” katanya. (mhs)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY